Rabu, 28 Desember 2011

Benua Afrika

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang

Afrika adalah benua terbesar kedua dunia dan kedua terbanyak penduduknya setelah Asia. Dengan luas wilayah 30.224.050 km² termasuk pulau-pulau yang berdekatan, Afrika meliputi 20,3% dari seluruh total daratan Bumi. Dengan 800 juta penduduk di 54 negara, benua ini merupakan tempat bagi sepertujuh populasi dunia.
Kata Afrika berasal dari bahasa Latin, Africa terra — "tanah Afri" (bentuk jamak dari "Afer") — untuk menunjukkan bagian utara benua tersebut, saat ini merupakan bagian dari Tunisia, tempat kedudukan provinsi Romawi untuk Afrika. Asal kata Afer mungkin dari bahasa Fenisia, 'afar berarti debu; atau dari suku Afridi, yang mendiami bagian utara benua dekat Kartago; atau dari bahasa Yunani aphrike berarti tanpa dingin; atau dari bahasa Latin aprica berarti cerah.
Afrika adalah tempat tinggal manusia yang paling awal, dari benua ini manusia kemudian menyebar ke benua-benua lain. Afrika adalah tempat di mana garis evolusi kera menjadi berbeda dari protohuman tujuh juta tahun yang lalu. Afrika merupakan satu-satunya benua yang ditinggali nenek moyang manusia hingga sekitar dua juta tahun lampau ketika Homo erectus berkembang ke luar Afrika menuju Eropa dan Asia. Lebih dari 1,5 juta tahun kemudian, populasi dari tiga benua itu mengikuti evolusi yang berlainan sehingga mereka menjadi spesies yang berbeda. Yang di Eropa menjadi Neanderthal, yang di Asia tetap Homo erectus, tetapi yang di Afrika berevolusi menjadi Homo sapiens.
Sebagian besar negara di Afrika adalah bekas negara jajahan, kecuali Afrika Selatan, Ethiopia dan Liberia. Republik Demokrasi Kongo merupakan bekas jajahan Belgia. Mesir, Sudan, Uganda, Kenya, Djibouti, Sierra Leone, Ghana, Nigeria, Zambia, Zimbabwe dan Botswana bekas jajahan Britania Raya. Maroko, Aljazair, Mauritania, Mali, Senegal, Guinea, Pantai Gading, Burkina Faso, Benin, Niger, Chad, Republik Afrika Tengah, Gabon, Kongo dan Madagaskar bekas jajahan Perancis. Togo, Kamerun, Burundi, Rwanda, Tanzania dan Namibia bekas jajahan Jerman. Libya, Eritrea, Somalia bekas jajahan Italia. Guinea Bissau, Angola, Malawi, dan Mozambik adalah bekas jajahan Portugal. Serta Sahara Barat yang merupakan bekas jajahan Spanyol. Sepertiganya yaitu 15 dari 47 negara terkurung oleh daratan.

B. Rumusan Masalah

1.      Bagaimana letak astronomis dan geografis benua afrika?
2.      Bagaimana keadaan geologis benua afrika?
3.      Bagaimana keadaan iklim benua afrika?
4.      Bagaimana keadaan flora dan fauna benua afrika?
5.      Bagaimana keadaan alam benua afrika?
6.      Bagaimana keadaan tanah afrika?

C.    Tujuan Penulisan
Berdasarkan rumusan masalah diatas maka, tujuan pembahasan makalah ini adalah:
1.      Mengetahui letak astronomis dan geografis benua afrika?
2.      Mengetahui keadaan geologis benua afrika?
3.      Mengetahui keadaan iklm benua afrika?
4.      Mengetahui keadaan flora dan fauna benua afrika?
5.      Mengetahui keadaan alam benua afrika?
6.      Mengetahui keadaan tanah benua afrika?

D. Manfaat Penulisan
            Dari pembahasan ini, manfaat yang penulis peroleh diantaranya: Dapat melatih penulis untuk menggunakan bahasa Indoesia yang baik dan benar, sebagai media belajar untuk berkomunikasi. Selain itu bisa menambah pengetahuan tentang berbagai hal, utamanya mengenai keadaan fisiografis benua Afrika.
BAB II
PEMBAHASAN

A.    Keadaan Fisiografi Benua Afrika
1.      Letak, Luas dan Batas Benua Afrika
a.       Letak Astronomi. Benua Afrika letakastronominya antara: Benua afrika terletak pada lintang   380 LU-350 LS dan 170 BB-510 BT
b.      Letak Geografis  Secara geografis, Benua Afrka diapit oleh Samudra Hindia di sebelah timur, dan Laut Tengah (Mediterania) di sebelah utaranya.
c.       Luas benua Afrika kurang lebih 30.295.000 km2.
d.      Batas Benua Afrika adalah sebagai berikut.
1)      Sebelah utara dengan Laut Tengah.
2)      Sebelah timur dengan Laut Merah dan Samudra Hindia.
3)      Sebelah selatan dengan Samudra Hindia dan Samudra Atlantik.
4)      Sebelah barat dengan Samudra Atlantik.
2.      Keadaan Geologis Benua Afrika
Afrika berada dibelahan bmi bagian selatan yang tergabung dalam benua besar Gondwana yang meliputu benua Asia, Afrika dan Amerika selatan
3.      Keadaan Iklim Benua Afrika
Dilihat dari letak lintang dan bentang alamnya, Benua Afrika memiliki beberapa macam iklim, yaitu sebagai berikut.
a.       Iklim Tropis di sekitar daerah khatulistiwa dengan curah hujan yang cukup tinggi antara 1.000 mm - 2.000 mm per  tahun.
b.       Iklim Subtropis yang terdapat di ujung afrika Selatan dan masih dipengaruhi oleh angin laut sehingga banyak terdapat hujan.
c.       Iklim Gurun yang terdapat di daerah Gurun Sahara, Gurun Libya, Gurun Arab, dan Gurun Khalahari. iklim gurun  memiliki suhu yang sangat tinggi, sedikit turun hujan, dan mamiliki amplitudo harian yang cukup tinggi. Siang hari suhu bisa mencapai 500 C dan makan hari di bawah -150 C.
d.       Iklim Mediteran terdapat di sepanjang pantai Laut Tengah dengan suhu sekitar 240  C - 280  C dan dengan curah hujan sampai dengan 1.000 mm per tahun.
4.      Keadaan Flora-Fauna Benua Afrika
a.     Flora
Flora di Benua Afrika sangat pengaruhi oleh iklim, curah hujan, dan topografinya. Dilihat dari sifat iklimnya, di Benua Afrika terdapat beberapa jenis flora, yaitu sebagai berikut.
1)      hutan tropis di kawasan Republik Demokratik Kongo yang terdiri atas hutan lebat, pohon heterogen, dan selalu hijau sepanjang tahun.
2)      Stepa (Padang Rumput) dan Sabana yang terdapat di luar daerah khutulistiwa. Flora ini umumnya mengitari daerah tropis. Pepohonan di sini berupa padang rumput yang luas.
3)      Tumbuhan gurun terdiri dari sejenis kaktus yang tahan panas dan kekeringan.
b.     Fauna
Fauna di Benua afrika umunya sama seperti di Benua Asia, yaitu gajah, harimau, singa, jerapah, zebra, burung kaswari dan lain-lain. keadaan alam Benua Afrika yang banyak padang rumput sangat cocok untuk tempat hidup dan berkembang biak berbagai hewan, terutama hewan menyusui.
5.      Keadaan Alam Benua Afrika
Pada umumnya Benua Afrika berpantai lurus dan tidak banyak memiliki teluk. Secara garis besar, bentang alam Benua Afrika terdiri atas berikut ini.
a.       Pegunungan
Pegunungan-pegunungan seperti Pegunungan Atlas yang mementang di pantai barat laut Benua Afrika sampai Tunisia. Gunung tertinggi dari daratan pegunungan
b.      Wilayah Gurun    
Di Benua Afrika terdapatr beberapa gurun yang cukup luas, yaitu Gurun Sahara yang merupakan gurun terluas di Benua Afrika, Gurun Libya yang terletak di Afrika Utara, Gurun Arab, dan Gurun Kalahari di Afrika Selatan.
c.       Daerah Dataran Tinggi (Plato)
Di Benua Afrika hanya erdapat beberapa plato, yaitu Plato Afrika Bahwa yang terdapat di wilayah utara yang lebih rendah dan terputus-putus dengan plato lainnya sera Plato Afrika Atas yang terdapat di Afrika Selatan yang umumnya memiliki lereng yang curam. Plato yang curam ini seperti Plato Drangkensberg di Republik Afrika Selatan. Umumnya, Plato Afrika Atas lebih tinggi di bandingkan Plato Afrika Bawah di utara.
d.      Dataran Rendah (Basin)
Drataran rendah di Afrika terutama didominasi oleh daerah aliran seungai (DAS), yaitu sebagai berikut.
1)      DAS Nil yang membentuk delta cukup luas di muaranya. Sungai Nil membujur dari selatan ke utara melewati Sunda dan Mesir (Egypt). Sungai Nil merupakan sungai terpanjang di dunia (6.670 m).
2)      DAS Congo (Zaire) merupakan dartah cekungan yang luas di Congo dengan panjang 4.700 km.
3)      DAS Niger terletak di Afrika Barat. DAS ini bermuara di Teluk Guinea dan membentuk delta yang cukup luas. Sungai ini memiliki mata air di Niger dan bermuara di Nigeria dengan panjang 4.200 km.
Sungai – Sungai
Benua Afrika memiliki beberapa sungai-sungai panjang dan besar . Sungai - sungai panjang di Benua Afrika di antaranya sebagai berikut.
1)      Sungai Nil yang memanjang dari Danau Victoria di perbatasan Kenya, Uganda, dan Tanzania hinggga ke Laut Tengah (Mediterania)
2)      Sungai Zambesi yang bermuara di Teluk Mozambik.
3)      Sungai Orange di Afrika Selatan ynag bermuara ke Samudra Atlantik.
4)      Sungai Niger yang bermuara di Nigeria.
Karakteristik Benua Afrika
            Benua Afrika memiliki karakteristik atau ciri khas yang dapat membedakan dari benua-benua lain yang ada di muka bumi ini. Berikut ini beberapa karakteristik Benua Afrika.
1)      Benua Afrika mempunyai wilayah daratan di benua lain, yaitu Semenanjung Sinai di Benua Asia.
2)       Benua Afrika memiliki wilayah gurun terluas di dunia, yaitu Gurun Sahara.
3)      Benua Afrika memiliki aliran sungai terpanjang di dunia, yaitu Sungai Nil.
4)      Benua Afrika mempunyai ketampakan alam berupa Lembah Celah Besar (The Great Rift Valley) yang terbentang sepanjang 6.400 km dari pantai Laut Merah di Afrika Timur hingga Danau Tanganyika di Afrika Selatan.
5)      Benua Afrika memiliki Terusan Suez yang menghubungkan Laut Merah dengan Laut Tengah.
6)      Benua Afrika memiliki bangunan-bangunan bersejarah, seperti piramida, patung Sphinx, dan patung raja Ramses II.
6.      Keadaan Tanah Benua Afrika
                        Keretakan tanah di kawasan Ethiopia. Benua Afrika akan menjadi saksi lahirnya sebuah laut yang nantinya diperkirakan akan menjadi samudera baru. Kesimpulan ini diungkapkan oleh sejumlah peneliti dari Royal Society, kelompok ilmiah asal London, Inggris.Awal Terjadi Retakan, Diawali dari munculnya keretakan tanah di kawasan Ethiopia tahun 2005. Retakan yang mencapai panjang 60 kilometer itu semakin melebar, mencapai 8 meter dalam 10 hari. Padahal, dalam kondisi normal, dibutuhkan waktu sekitar 230 tahun agar keretakan mencapai lebar 8 meter. Retakan di kawasan Ethiopia ini nantinya akan memecah benua Afrika menjadi dua bagian.
BAB III
PENUTUP
A.  KESIMPULAN
            Benua Afrika Merupakan benua terbesar kedua setelah Asia Letak Astronomi. Benua Afrika letakastronominya antara: Benua afrika terletak pada lintang   380 LU-350 LS dan 170 BB-510 BT. Letak Geografis  Secara geografis, Benua Afrka diapit oleh Samudra Hindia di sebelah timur, dan Laut Tengah (Mediterania) di sebelah utaranya, dan luas wilayahnya kurang lebih 30.295.000 km2. Secara geologis benua afrika tergabung dalam benua besar Gondwana yang meliputu benua Asia, Afrika dan Amerika selatan. Iklimnya terdiri dari iklim Tropis di daerah khatulistiwa (1.000 mmm - 2.000 mm per  tahun), Iklim Subtropis di ujung afrika Selatan, Iklim Gurun, Iklim Mediteran (1.000 mm per tahun). Flora terdiri dari hutan tropis, Stepa (Padang Rumput),dan  Tumbuhan gurun. Fauna terdiri dari gajah, harimau, singa, jerapah, zebra, burung kaswari dan lainnya. Alamnya terdiri dari Pegunungan, Wilayah Gurun, Daerah Dataran Tinggi (Plato), Dataran Rendah (Basin), Benua Afrika akan menjadi saksi lahirnya sebuah laut yang nantinya diperkirakan akan menjadi samudera baru yang disebabkan adanya retakan tanah di kawasan Ethiopia.
B.  SARAN

                Apabila terdapat kesalahan dari makalah yang kami susunn ini, baik dari segi tulisan,  penggunaan tata bahasa, ejaan  yang kurang tepat, dan kesalahan lain - nya  kami mohon maaf, karena kami sadar makalah ini jauh dari kesempurnaan. Harapan kami masukan dan motivasi yang membangun selalu kami nantikan dari para pembaca sebagai bahan acuan penyempurnaan pembuatan makalah selanjutnya.
            Pesan kami, Usahalah dengan sungguh-sungguh dan istiqamah sehingga kita  mampu meraih apa yang menjadi impian hidup kita serta mendapat hasil yang gemilang.
               Akhir kata tiada yang tidak mungkin di dunia ini kejarlah cita-cita kita . Ukirlah impian setinggi langit angkasa, berjuanglah selagi nafas tak melayang, dan ubahlah dunia menjadi lebih indah dengan pengetahuan yang kita miliki.
 Sumber Bacaan:
·         http://dahlanforum.wordpress.com/2009/05/19/benua-afrika/